Eriska Rein Diberi Mahar Satu Lembar Duit 100 Ribu


Senyum Eriska Rein wanita umur 20 tahun, terus menghiasi wajah cantik Eriska. Eriska Rein menggandeng tangan seorang pria di sebelahnya dengan mesra seperti tidak mau lepas. Ya, kemarin Eriska resmi menjadi istri produser eksekutif Starvision, Mithu Nisar.

Eriska Rein Menikah

Eriska mengatakan, momen pernikahan adalah pengalaman yang luar biasa. Salah seorang pemeran dalam film Negeri 5 Menara tersebut merasakan gugup saat akad nikah berlangsung di Hotel Sunlake, Sunter, Jakarta Utara, pukul 11.00.

Foto Eriska Rein dan Pacarnya

’’Lancar, alhamdulillah, seperti proses-proses akad nikah yang lainnya. Aku jujur agak terharu tadi ketika minta doa restu ke Papa, gugup juga deg-degan. Karena ini adalah momen yang penting dan sekali seumur hidup,” kata Eriska saat jumpa pers setelah akad nikah.

Eriska Rein Instagram

Mithu merasakan yang sama. Tapi, dia lega akhirnya dapat menikahi kekasih hati yang dipacarinya selama tiga tahun tersebut. ’’Tadi memang gugup dan grogi saat akad nikah, tapi pada akhirnya lancar,” ucapnya.

Eriska Rein Mithu

Akad nikah keduanya berlangsung sederhana dan hanya mengundang kerabat dari kedua mempelai. Selain itu, mahar atau maskawin yang diserahkan Mithu kepada Eriska sederhana, yakni seperangkat alat salat dan uang Rp 100 ribu.

Eriska Rein Mithu Nisar

Mereka sebelumnya tidak mengetahui besaran mahar hingga menjelang akad nikah. Eriska menjelaskan, yang mempersiapkan mahar adalah keluarga. ’’Jadi, ceritanya yang mengatur kan banyak. Dari keluarga besar masing-masing. Sebagai mempelai, kita duduk manis dan menerima apa adanya yang dikasih keluarga,” terang Eriska.

Eriska Rein Menikah Mithu Nisar

Mithu juga terkejut saat mengetahui mahar yang dipersiapkan keluarga ”hanya” uang kertas pecahan sebesar Rp 100 ribu. ’’Karena di dompet adanya kebetulan segitu. Yang lain ditransfer nanti,” canda Mithu.

Sementara itu, untuk resepsi pernikahan yang berlangsung sorenya, Eriska menuturkan menyebar undangan untuk 1.000 orang. ”Undangan 1.000 orang dari keluarga besar masing-masing, para sahabat, klien-klien, dan semua orang yang pernah berpengaruh dalam hidup,” ucapnya.

Resepsi pernikahan mereka bernuansa Sunda, Pakistan, dan India. ’’Karena diaturnya seperti itu dan memang yang mengatur kebanyakan keluarga Mithu. Keluarga saya ngalah. Kalau masing-masing keluarga mau masukkin budaya masing-masing, pasti bentrok kan. Jadi, akhirnya disepakati lebih banyak Pakistan-India,” terang dia.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s